POJOK PUISI (1)
📸: @ashifyahya Sejak engkau memintaku di hadapan Tuhan... tak pernah kutulis tanda tanya. Kita sudah sama sama tahu Aku milik siapa, engkau milik siapa, dan kita menjadi apa. Namun tetap saja aku tak bisa memahami pola kehidupan Kamu tahu bukan, perkara rindu dibayar rindu tak ubahnya seperti bom waktu Ditambah aku yang tak pernah mengalah pada kerumitan yang baku hantam dalam pikiran Sering kusambangi ingatan tuk hangatkan setiap dingin, Meneguk sabar tuk sekedar tenangkan gundah, Melahap bayang tuk penuhi segenap hasrat, Dan Aku tetaplah Aku, semua tentangmu yang dibalut keserakahan takkan pernah cukup. Kasih, saat ini aku sedang berteduh di tengah gemuruh Berselimut resah yang tak lekas luruh Bersandar pada doa yang kuucap penuh Mencoba merayu Tuhan, supaya hatiku dilapangkan Karena ternyata, cintaku tak cukup pekat tuk sekedar menerima Apapun... lebih kurangnya, jauh dekatnya, ada dan tiadanya. Malang, 20 Juli 2020